Kamis, 24 Maret 2011

Oracle Hentikan Dukungan Prosesor Intel Itanium

Tak terbantahkan lagi kalau Intel selama ini telah banyak berkiprah dalam mendukung kelangsungan industri di dunia. Namun siapa sangka, ditengah kiprahnya tersebut tiba-tiba terbesit kabar kalau salah satu perusahaan software terkemuka dunia Oracle baru saja telah menarik dukungannya terhadap keberadaan salah satu platform CPU besutan Intel yaitu processor Intel Itanium, karena dinilai tidak cukup memenuhi standar hasil yang diinginkan.
Dalam pengumuman resminya, Oracle telah memutuskan untuk menghentikan semua pengembangan perangkat lunak pada mikroprosesor Intel Itanium. Dan keputusan ini diambil setelah melalui pembahasan yang ekstensif dengan manajemen senior Inter beberapa waktu yang lalu. Maka dengan berakhirnya keberadaan mikroprosesor Itanium ini, kabarnya pihak Intel akan lebih berkonsentrasi pada pengembangan jajaran produk x86 yang lebih cepat.
Seperti yang diketahui bersama, sebagian besar produk microprocessor yang beredar di pasaran saat ini pada dasarnya menggunakan arsitektur x86, terutama dengan grafis terintegrasi. Begitu halnya dengan processor Intel Itanium yang masih turunan microprocessor Intel 64-bit ini yang notabene sama-sama telah mengadopsi keberadaan arsitektur tersebut. Dan untuk jajaran terbarunya sendiri yang baru saja diluncurkan pada bulan Februari 2010 yang lalu adalah processor seri Itanium 9300.
Namun apa boleh dikata, sejauh ini eksistensi processor hasil kolaborasi Intel bersama HP tersebut kabarnya telah dianggap gagal sehingga pada akhirnya Oracle memutuskan untuk tidak lagi mengembangkan perangkat lunak dengan berdasarkan processor Intel Itanium. Sedangkan untuk ke depannya sendiri, Oracle tetap akan terus mendukung x86-64 dan platform server populer lainnya.
Sebenarnya alasan utama di balik keputusan tersebut tak lain karena Oracle saat ini telah memiliki platform server mission-critical sendiri. Hal ini tentunya tak terlepas dari apa yang telah Oracle lakukan selama ini setelah berhasil mengakuisisi Sun Microsystem pada tahun 2010 yang lalu. Sedangkan untuk ke depannya, Oracle kemungkinan akan lebih fokus pada keberadaan Sun SPARC, meskipun akan terus mendukung versi terbaru dari perangkat lunak Oracle pada server berbasis Itanium yang telah ada sebelumnya.
Keputusan Oracle ini ternyata bukanlah yang pertama kali terjadi. Selain Oracle, kabarnya telah ada sejumlah vendor besar lainnya yang sudah melakukan hal sama untuk menghentikan dukungannya terhadap keberadaan processor Intel Itanium tersebut yaitu Dell, IBM, Microsoft dan Red Hat sejauh ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Join Us !

 
Design by Robby Andrean | Kaskuser robbie.us - Regional Samarinda, KALTIM PUSAMANIA | Copyright © 2011 INDONESIA BLOGGER