Tampilkan postingan dengan label Firewall. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Firewall. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 April 2011

Cara Mengunci Komputer Dengan Lock Computer



Bagaimana cara mengunci komputer agar tidak di pakai oleh orang lain.berikut tips untuk mengunci komputer anda agar tidak di salahgunakan oleh lain untuk kepentingan yang tidak di inginkan.
Lock Computer adalah salah satu fitur keamanan dari windows bagi penggunanya yang sering meninggalkan computer dalam keadaan masih hidup. Kondisi seperti ini sangat rawan akan pencurian data oleh orang lain. Dengan mengunci computer pada saat kita tinggalkan, maka orang lain tidak akan bisa untuk mengakses data-data penting kita. Jangan biarkan data-data kita dicuri orang saat kita meninggalkan computer karena suatu urusan.
Bagi sahabat yang belum mengaktifkan fitur ini, sekaranglah saatnya untuk mengaktifkannya. Tentunya fitur ini bisa bekerja kalau shobat sudah punya password account untuk login. Untuk itu buatlah password account anda, masuk pada control panel > user account > administrator > created password.
Kalau sudah, untuk mengaktifkan fitur lock computer berikut adalah caranya :
  1. Masuk ke control panel, klik [start] > [control panel], pilih [User Accounts].
  2. Pada jendela User Accounts, pilihlah [Change the way users log on or off], kemudian hilangkan tanda check pada [User the welcome screen].
  3. Klik Apply Options.
  4. Selesai.

Untuk menggunakannya, atau kalau anda mau mengunci computer, tinggal tekan Ctrl + Alt + Del, kemudian pilih lock computer.

Sabtu, 09 April 2011

Pengamanan Data

Melihat banyaknya ancaman yang bisa menggangu bahkan merusak sistem komputer maka perlu diadakan tindakan-tindakan pengaman data agar bisa menghindari atau paling tidak mengurangi risiko yang mungkin timbul. Beberapa tindakan pengamaan sistem data pada komputer diuraikan berikut ini.

Administrative Security

Pengamanan data secara administratif (administrative security) perlu dilakukan untuk menjaga kemungkinan gangguan keamanan data yang datangnya dari “orang dalam” atau kerja sama orang dalam dengan orang luar. Aturan-aturan, kebijakan, pelatihan, dan disiplin yang berkaitan dengan pengamanan sistem komputer perlu diadakan. Aturan yang menetapkan hak-akses serta sanksi pelanggaran kemanan sistem harus dibuat bersama dan ditaati bersama. Kebijakan tentang akses file dalam organisasi, akses informasi ke luar (internet), serta bagaimana menerima data/informasi dari luar perlu ditetapkan. Pelatihan staff tentang tatacara dan aturan perlindungan sistem komputer harus selalu diadakan secara reguler.

Network Security

Setiap sistem jaringan memiliki kelemahan-nya masing-masing sehingga perlu segera diteliti dan dicarikan cara untuk menutupi lubang-lubang kemanan-nya (security holes). Kelemahan bisa muncul dari sistem operasi jaringan yang digunakan, sehingga kerap sekali para pencipta perangkat lunak sistem operasi melakukan perbaikan-perbaikan (operating system pacth) atau pemugaran (update, new release) terhadap produk-nya.
Setiap proses instalasi software baru dari pengguna jaringan harus di-dokumen-tasikan, demikian pula setiap operasi dan akses perlu dicatat (logbook), sehingga bila timbul hal hal yang tidak di-inginkan, administrator jaringan bisa melakukan pelacakan.
Setiap asset baik data, perangkat lunak (software), maupun perangkat keras (hardware) perlu diberi perlindungan berlapis. Perangkat keras diperlengkapi dengan berbagai pengamanan seperti kunci, gembok, dan bila perlu pengamanan satpam pada gedung dan ruangan. Perangkat lunak diberi pengaman kunci userID, password, kunci akses (access-key) dan sebagainya.
Akses dari luar jaringan maupun akses dari dalam ke luar harus melalui satu pintu (proxy server) yang diberi pengamanan (firewall), sehingga dapat mengurangi serangan keamanan

Anti Virus

Virus baru terus bermunculan sehingga sistem komputer harus selalu mendapat proteksi yang cukup agar dapat terhindar dari kejadian yang tidak diharapkan. Harap dimaklumi bahwa infeksi virus berjalan tanpa permisi dan tanpa sepengetahuan pemilik sistem komputer, disamping itu jenisnya sangat beragam. Serangan virus pertama yang populer adalah virus Morris yang menyerang sistem jaringan Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1988 serta berbagai instalasi jaringan perguruan tinggi, kerugian finansial mencapai $98 juta. Sejak itu program anti virus pun mulai digalakkan untuk meminimalkan akibatnya.
Virus dapat dikategorikan dalam berbagai jenis, antara lain sebagai berikut:
  • Virus berupa “file infector” yaitu virus yang mengikut pada file-file program seperti file-file bertipe: .COM, dan .EXE. Ketika program ini dijalankan maka virus menyebar. Virus ini dapat merusak file file yang dibutuhkan file program, seperti .SYS, .OVL, .PRG, .MNU dan file-file sistem lainnya.
  • Virus “boot-record” yaitu virus yang bersembunyi di sektor dimana boot-record direkam, ketika komputer di-boot maka virus menyebar. Salah satu cara virus ini menyebar adalah melalui disket yang memiliki boot-record, ketika dipakai untuk mem-boot sistem maka virusnya masuk ke boot-sector dari hard-disk, dan selanjutnya merusak sistem operasi.
  • Virus “macro” yaitu virus yang merupakan “script” program yang ikut pada file apa saja seperti file Word, file Exel, file e-mail, dan sebagainya, dan menyebar ketika file ini diakses, dibaca, atau di-copy.
Beberapa kelompok virus adalah sebagai berikut:
  • Boot sector
  • Macro
  • Worms
  • Companion
  • Link
  • Multipartite
  • Partition sector
  • Polymorphic
  • Trojan horses
  • Memory resident (TSR)
  • Parasitic
  • IRC Worms
Beberapa situs informasi virus adalah sebagai berikut:
Anti virus diciptakan untuk mencegah meluasnya infeksi virus dan untuk memperbaiki file-file yang telah ter-infeksi. Berbagai perusahaan software menciptakan anti virus, diantaranya yang populer adalah:
  • Norton Anti Virus
  • McAfee VirusScan
  • CA Innoculan
  • Personal Anti Virus
  • Trend-Micro Pccillin
Satu hal yang perlu diperhatikan: anti virus dibuat hanya untuk mendeteksi dan mencegah jenis atau kategori virus yang pernah ada, dan tidak bisa mendeteksi jenis atau kategori virus baru. Anti virus harus selalu di-update secara reguler agar bisa mendeteksi virus-virus baru.

Firewall

Firewall berarti dinding api, biasanya dibuat pada bangunan besar untuk mencegah menjalarnya api dari satu bagian gedung ke bagian lainnya. Firewall pada jaringan komputer adalah perangkat lunak yang dipasang pada komputer server sehingga dapat melindungi jaringan dari serangan yang datangnya dari luar. Firewall dirancang untuk:
  • Mengatur dan mengawasi lalulintas data dari luar ke dalam jaringan dan juga sebaliknya, semua aliran data harus melewati firewall, yang tidak melalui firewall harus dicegah.
  • Menetapkan kebijakan keamanan jaringan sehingga yang bisa lewat hanya yang mempunyai hak.
  • Mencegah penyusupan dari luar agar tidak bisa mengganggu jaringan
Ada tiga macam firewall, yaitu: packet filtering router, circuit level gateway, dan application level gateway.
Packet filtering router memeriksa semua lalulintas data melalui suatu aturan yang diterapkan pada router jaringan, semua paket data yang tidak memenuhi aturan akan di-blok tidak boleh lewat. Hal-hal yang diperiksa antara lain alamat IP sumber maupun alamat IP yang dituju, nomer port yang digunakan,dsb.
Circuit level gateway menetapkan koneksi antara komputer didalam jaringan dengan komputer dari luar jaringan apabila telah memenuhi aturan, tidak diperbolehkan adanya koneksi end-to-end (peer-to-peer) tanpa melalui gateway.
Application level gateway merupakan kontrol akses yang dilakukan oleh administrator jaringan pada tingkat aplikasi, tingkatan pengamanan-nya biasanya lebih ketat dibanding packet-filtering router karena bisa di-set-up sesuai kehendak administrator.
GAMBAR Firewall
GAMBAR Firewall

Proxy Server

Proxy server pada dasarnya berfungsi seperti firewall jenis application level gateway, suatu server yang berada antara server jaringan dan internet. Proxy server melaksanakan beberapa proses aplikasi yang telah ditetapkan lebih dulu, misalnya melayani akses dari terminal ke suatu situs web, atau berfungsi sebagai “transfer agent” terhadap berbagai aplikasi yang memiliki akses keluar atau akses dari luar ke dalam jaringan.
Proxy server bisa meningkatkan kerja jaringan antara lain dengan menyimpan aplikasi atau data yang sering diakses oleh user, misalkan suatu situs web sangat populer (misalnya yahoo.com atau goggle.com) maka ketika user pertama melakukan akses ke situs tersebut, maka situs itu disimpan sehingga user kedua dan seterusnya merasa lebih cepat ketika meng-akses-nya karena tidak menunggu dari server asli tetapi dari proxy server saja. Proxy server juga bisa bisa juga berfungsi seperti “filter” dengan memberi aturan untuk tidak meng-akses situs-situs tertentu, misalnya akses ke situs pornografi dapat diproteksi, sehingga user tidak dapat mengunjungi situs-situs tersebut.

Enkripsi-Dekripsi

Data yang dikirim melalui jaringan tidak jarang disadap oleh orang lain untuk kepentingan tertentu, sehingga timbul usaha untuk melakukan pengkodean terhadap data sebelum dikirim melalui jaringan agar tidak bisa dibaca oleh penyadap. Pengubahan data asli menjadi kode rahasia disebut proses data encryption atau enkripsi data. Setelah data rahasia sampai ke tujuan maka data ini dikembalikan ke bentuk aslinya, proses ini disebut data decryption. Ilmu matematik yang mendasari teknik enkripsi dan dekripsi disebut kriptologi sedangkan teknik dan sains dari proses enkripsi-dekripsi disebut kriptografi. Naskah asli disebut sebagai plaintext dan naskah rahasia (yang telah di-enkrip) disebut ciphertext.
GAMBAR Enkripsi-Dekripsi
GAMBAR Enkripsi-Dekripsi
Secara garis besar ada dua kategori kriptografi, yaitu: teknik simetris dan teknik asimetris. Teknik simetris berarti kunci/kode untuk melakukan enkripsi sama dengan kunci/kode untuk melakukan dekripsi. Teknik asimetri disebut juga sebagai teknik kunci publik, menggunakan kunci yang berbeda antara enkripsi dan dekripsi.
GAMBAR Kunci Simetri, Kunci Enkrip = Kunci Dekrip
GAMBAR Kunci Simetri, Kunci Enkrip = Kunci Dekrip
GAMBAR Kunci Publik, Kunci Enkrip  Kunci Dekrip
GAMBAR Kunci Publik, Kunci Enkrip <> Kunci Dekrip
Beberapa algoritma kunci simetri antara lain adalah:
  • Substitution Cipher
  • Transposition Cipher
  • Data Encryption Standard (DES)
  • Triple DES
  • Rivest Code 2 (RC2)
  • Rivest Code 4 (RC4)
Substitution Cipher pada prinsipnya adalah penggantian huruf-huruf abjad dengan huruf lain, misalnya salah satu jenis substitution cipher yang paling tua adalah Caesar cipher, dimana abjad diganti abjad yang digeser kedepan beberapa posisi, misalnya untuk kunci geser = 3 maka daftar subsitusi-nya sebagai berikut.
Abjad asli :   A  B  C  D  E  F G  H  I  J    K  L  M  N  O  P  Q  R  S  T  U  V  W  X  Y  Z
Abjad kode:  D  E  F  G  H  I   J  K  L M  N  O  P   Q  R  S   T  U  V W X  Y  Z   A   B C
Plaintext    :  Saya kirim uang satu juta
Ciphertext :  Vdbd nlulp xdqj vdwx mxwd
Rahasianya ada pada kunci geser=3, bila penerima diberitahu maka ciphertext dengan mudah dapat di-dekripsi.
Transposition cipher tidak melakukan penggantian (subsitusi) abjad, tetapi mengubah posisi pembacaan huruf dalam plaintext berdasarkan suatu kunci angka atau kunci kata (keyword). Misalkan kunci kata yang digunakan adalah MANDI, maka dibuat 5 kolom sesuai dengan jumlah kolom dalam kunci, kemudian plainteks dimasukan baris per baris menempati kolom tersebut, cipehr dibaca perkolom sesuai urutan abjad kunci, misalnya sebagai berikut:
M A N D I
S a y a k
I r i m u
A n g s a
T u j u t
A z z z z
Plaintext    : saya kirim uang satu juta
Ciphertext :  arnuz amsuz kuatz siata yigyz
DES (Data Encryption Standard) adalah teknik enkripsi yang telah menjadi standard pemerintah Amerika Serikat pada tahun 1977. Algoritma DES dimasukkan dalam kategori cipher modern yang menggunakan algoritma rumit dengan kunci sepanjang 56 bit (8 byte). Plaintext dibagi kedalam beberapa blok (blockcipher), masing-masing 64 bit, yang kemudian setiap blok dibagi dua menjadi 32 bit blok kiri dan 32 bit blok kanan. Setiap sub-blok dipermutasi dan diberi kunci, dan proses ini dilakukan dalam 16 putaran. Algoritma DES mula-mula diciptakan oleh IBM pada tahun 1970 dengan nama Lucifer.
Triple DES adalah pengembangan dari DES dengan melakukan proses DES tiga kali dengan tiga kunci berbeda, dengan demikian tingkat kesulitan dalam menebak ciphertext menjadi semakin tinggi.
Rivest Code 2 (RC2) dan Rivest Code 4 (RC4) adalah teknik enkripsi yang disebut sebagai stream-cipher, dimana pada setiap byte data dilakukan manipulasi bit. Teknik enkripsi RC ditemukan oleh Ronald Rivest yang kemudian menjadi salah satu pendiri dari perusahaan keamanan data RSA.
Beberapa teknik enkripsi kunci publik yang populer adalah:
  • Diffie-Hellman
  • RSA
  • Rabin
  • ElGamal
Semua algoritma kunci publik (asimetri) menggunakan fungsi matematis untuk mengubah plaintext menjadi ciphertext. Diffie-Hellman menggunakan aritmetik modulus dimana dua kunci berbeda akan memberi hasil yang sama berdasarkan nilai modulus-nya. RSA adalah singkatan dari Rivest, Shamir, dan Adleman, tiga orang yang bekerja sama membangun suatu algoritma kunci publik. RSA merupakan algoritma kunci publik yang terkuat, dan seperti Diffie-Hellman, RSA juga menggunakan aritmetik modulus dalam komputasi enkripsi-dekripsi. Rabin adalah teknik yang merupakan salah satu variasi dari RSA, ditemukan oleh M.Rabin. ElGamal merupakan variasi dari Diffie-Hellman, ditemukan ElGamal.
Salah satu aplikasi dari algoritma kunci publik adalah software PGP (Pretty Good Privacy). PGP digunakan untuk pengamanan berkomunikasi lewat e-mail, dimana e-mai di-enkripsi pada saat dikirim sehingga hanya orang yang memiliki kunci private yang bisa membaca e-mail tersebut.
Autentikasi

Authentikasi adalah salah satu bentuk identifikasi untuk meyakinkan bahwa orang yang sedang berkomunikasi dengan kita adalah benar adanya, bukan pemalsuan identitas. Salah satu bentuk autentikasi yang paling sering dijumpai adalah: UserID disertai dengan Password, bahwa UserID adalah pernyataan tentang siapa yang sedang akses sistem atau sedang berkomunikasi, dan Password membuktikan bahwa orang tersebut benar adanya. Hanya saja sistem UserID dan Password ini ada kelemahannya, karena ada saja cara untuk mencari tahu password seseorang sehingga bisa terjadi pemalsuan identitas.
Salah satu sistem untuk mengurangi effek pemalsuan identitas atau pencurian password adalah dengan menerapkan OTP (One Time Password), dimana satu password hanya digunakan untuk satu kali akses, akses berikutnya harus menggunakan password yang berbeda. Sistem lain yang mengamankan autentikasi adalah Passport dan Kerberos.
Selain menggunakan UserID dan Password, teknik autentikasi bisa diperluas dengan kombinasi biometric, misalnya UserID ditambah dengan sidikjari, atau UserID ditambah dengan mata-retina, dan sebagainya.
Pasport adalah sistem yang memperluas autentikasi dengan menambahkan nomer-account yang disebut passport untuk memasuki suatu jaringan atau mendapat pelayanan online. Sebagai contoh Microsoft menggunakan passport untuk melayani para pengunjung setia situsnya.
Kerberos adalah software yang menyediakan sistem autentikasi bagi para pengguna suatu jaringan. Kerberos menggunakan algoritma kriptografi untuk menyulitkan pada penyusup ketika mencuri password.
GAMBAR Password dan Kerberos
GAMBAR Password dan Kerberos

Jumat, 08 April 2011

Cara Membuat Password Yang Aman Dari Serangan Hacker

http://playarta.com/blog/wp-content/uploads/2007/10/ovi-hacker-cartoon.jpg
Cara Membuat Password Yang Aman Dari Serangan Hacker. Dalam membuat suatu password dari akun tertentu, kita tidak boleh sembarangan dalam membuatnya jika kita tidak ingin password tersebut dijebol oleh hacker yang mampir ke komputer kita. Lebih-lebih password yang menyangkut transaksi keuangan dan juga password lainnya.

Kesalahan fatal dalam membuat password adalah dengan menggunakan nama kita, nomor rumah kita, nomor ponsel/telepon, nama jalan rumah, atau bahkan tempat/tanggal lahir kita. Dengan menggunakan hal-hal tersebut akan ,memudahkan hacker untuk “menjebol” password kita.

Berikut adalah tips membuat password yang aman dari serangan hacker.

  • Pertama, selalu gunakan karakter secara maksimum. Biasanya dalam membuat password ditentukan jumlah karakter minimal dan jumlah karakter maksimal yang bisa kita gunakan. Gunakanlah karakter secara maksimal. Karena semakin panjang karakter yang kita gunakan maka password tersebut semakin sulit untuk ditebak oleh orang lain (hacker).
  • Kedua, hindari menggunakan data pribadi kita. Cobalah untuk menghindari menggunakan data pribadi, seperti nama kita, nama anak atau nama pasangan kita, nama jalan, nama kota dan lain-lain. Jika ada pihak-pihak tertentu yang mengenai data-data pribadi secara detail maka mereka akan dengan mudah untuk menebak password kita dengan menggunakan data-data tersebut.
  • Ketiga, gunakan kombinasi huruf kecil dan huruf besar. Dalam membuat password, kita biasanya menggunakan huruf kecil. Akan lebih baik dan aman jika kita menggunakan kombinasi huruf kecil dan huruf besar, dengan demikian akan mempersulit hacker untuk melacaknya.
  • Keempat, gunakan kombinasi huruf dan angka. Kita juga dapat menggunakan kombinasi huruf dan angka dalam suatu password yang kita buat. Dengan kombinasi tersebut akan mempersulit pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mengetahui password milik kita.
  • Kelima, gunakan tool untuk mengacak password. Jika menginginkan, kita dapat menggunakan tool pihak ketiga baik yang gratis maupun yang berbayar untuk membuat password yang aman dari serangan pihak lain.
  • Keenam, jangan menuliskan password tersebut pada tempat apa pun dan juga pastikan kita tidak memberitahukan password tersebut kepada siapa pun termasuk keluarga kita.
  • Ketujuh, gantilah password tersebut secara periodik. Dengan mengganti password secara rutin diharapkan akan semakin menyulitkan pihak lain untuk menebak password kita.

Tips Cara Mengembalikan File Data Yang Terhapus Hilang Di Komputer


komputer

Menghapus alias delete file di komputer windows merupakan hal yang biasa dilakukan oleh pengguna komputer di seluruh dunia. Akan tetapi kebiasaan hapus-menghapus file yang yang dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja akan menjadi malapetaka tatkala file atau data yang dihapus tadi adalah merupakan data penting yang seharusnya tidak kita hapus dari harddisk, usb flashdisk, memory card dan lain sebagainya.
Langkah pertama yang bisa kita lakukan pertama kali adalah dengan memeriksa folder sampah “trash” apakah file kita masih tersimpan di dalamnya atau tidak. File yang dihapus atau didelete secara otomatis akan pindah ke folder trash untuk beberapa waktu atau sampai kita hapus kembali untuk yang kedua kali tergantung setting yang kita lakukan pada komputer pc atau laptop kita. Jika file yang kita butuhkan masih ada, maka kita bisa pindahkan file tersebut ke folder asal sebelum dihapus.

Apabila file yang kita cari ternyata tidak ada juga, maka kita bisa gunakan suatu program khusus untuk restorasi data yang kita hapus, namun tidak menjamin 100% data kita bisa kembali seperti sediakala. Beberapa software piranti lunak yang berfungsi untuk mengembalikan file data yang hilang seperti :
- Undelete Plus
- Restoration
- PC Inspector File Recovery
- Recuva

Software-software gratis tersebut dapat kita download secara cuma-cuma di internet. Setelah anda unduh (download) maka anda harus menginstalnya di komputer anda dan menjalankan program sesuai prosedur yang berlaku.

- Perhatian :
Cara ini tidak bisa digunakan untuk mengembalikan pekerjaan atau file data yang hilang karena lupa save. Untuk kasus ini sebaiknya anda mulai mempelajari dan menggunakan software yang bisa auto recovery atau auto save saat anda bekerja menggunakannya. Biasakan untuk rajin saving data saat bekerja.

Cara Mengunci Komputer Dengan Lock Computer



Bagaimana cara mengunci komputer agar tidak di pakai oleh orang lain.berikut tips untuk mengunci komputer anda agar tidak di salahgunakan oleh lain untuk kepentingan yang tidak di inginkan.
Lock Computer adalah salah satu fitur keamanan dari windows bagi penggunanya yang sering meninggalkan computer dalam keadaan masih hidup. Kondisi seperti ini sangat rawan akan pencurian data oleh orang lain. Dengan mengunci computer pada saat kita tinggalkan, maka orang lain tidak akan bisa untuk mengakses data-data penting kita. Jangan biarkan data-data kita dicuri orang saat kita meninggalkan computer karena suatu urusan.
Bagi sahabat yang belum mengaktifkan fitur ini, sekaranglah saatnya untuk mengaktifkannya. Tentunya fitur ini bisa bekerja kalau shobat sudah punya password account untuk login. Untuk itu buatlah password account anda, masuk pada control panel > user account > administrator > created password.
Kalau sudah, untuk mengaktifkan fitur lock computer berikut adalah caranya :
  1. Masuk ke control panel, klik [start] > [control panel], pilih [User Accounts].
  2. Pada jendela User Accounts, pilihlah [Change the way users log on or off], kemudian hilangkan tanda check pada [User the welcome screen].
  3. Klik Apply Options.
  4. Selesai.

Untuk menggunakannya, atau kalau anda mau mengunci computer, tinggal tekan Ctrl + Alt + Del, kemudian pilih lock computer.

Rabu, 30 Maret 2011

Sejarah dan Perkembangan Firewall

Dewasa ini, minat dan pemahaman terhadap sistem keamanan jaringan (network security) semakin meningkat seiring dengan tingginya kebutuhan untuk itu. Hal ini, tidak diragukan lagi, terjadi akibat meluasnya penggunaan internet dan banyaknya perusahaan yang telah mengimplementasikan teknologi informasi berbasis jaringan pada bisnis mereka. Internet firewall, dengan segala kelebihan maupun kekurangannya, adalah salah satu mekanisme pengamanan yang paling banyak dipakai saat ini. Dalam artikel ini, kita akan mempelajari secara sepintas tentang apa itu internet firewall, sejarahnya, serta melihat bagaimana ia digunakan pada saat ini maupun di masa mendatang.
Istilah “firewall” sendiri sebenarnya juga dikenal dalam disiplin lain, dan dalam kenyataannya, istilah ini tidak hanya bersangkutan dengan terminologi jaringan. Kita juga menggunakan firewall, misalnya untuk memisahkan garasi dari rumah, atau memisahkan satu apartemen dengan apartemen lainnya. Dalam hal ini, firewall adalah penahan (barrier) terhadap api yang dimaksudkan untuk memperlambat penyebaran api seandainya terjadi kebakaran sebelum petugas pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api. Contoh lain dari firewall juga bisa ditemui pada kendaran bermotor, dimana firewall memisahkan antara ruang penumpang dan kompartemen mesin.
Dalam terminologi internet, istilah “firewall” didefinisikan sebagai sebuah titik diantara dua/lebih jaringan dimana semua lalu lintas (trafik) harus melaluinya (chooke point); trafik dapat dikendalikan oleh dan diautentifikasi melalui sautu perangkat, dan seluruh trafik selalu dalam kondisi tercatat (logged). Dengan kata lain, “firewall adalah penghalang (barrier) antara ‘kita’ dan ‘mereka’ dengan nilai yang diatur (arbitrary) pada ‘mereka’” (Chesswick, W & Bellovin, S., 1994).
Network firewall yang pertama muncul pada akhir era 1980-an, berupa perangkat router yang dipakai untuk memisahkan suatu network menjadi jaringan lokal (LAN) yang lebih kecil. Dalam kondisi ini, penggunaan firewall hanya dimaksudkan untuk mengurangi masalah peluberan (spill over) data dari LAN ke seluruh jaringan. Hal ini mencegah masalah-masalah semacam error pada manajemen jaringan, atau aplikasi yang terlalu banyak menggunakan sumber daya meluber ke seluruh jaringan. Firewall untuk keperluan sekuriti (security firewall) pertama kali digunakan pada awal dekade 1990-an, berupa router IP dengan aturan filter tertentu. Aturan sekuriti saat itu berupa sesuatu seperti: ijinkan setiap orang “di sini” untuk mengakses “ke luar sana”, juga cegahlah setiap orang (atau apa saja yang tidak disukai) “di luar sana” untuk masuk “ke sini”. Firewall semacam ini cukup efektif, tetapi memiliki kemampuan yang terbatas. Seringkali sangat sulit untuk menggunakan aturan filter secara benar. Sebagai contoh, dalam beberapa kasus terjadi kesulitan dalam mengenali seluruh bagian dari suatu aplikasi yang dikenakan restriksi. Dalam kasus lainnya, aturan filter harus dirubah apabila ada perubahan “di luar sana”.
Firewall generasi selanjutnya lebih fleksibel, yaitu berupa sebuah firewall yang dibangun pada apa yang disebut “bastion hosts”. Firewall komersial yang pertama dari tipe ini, yang menggunakan filter dan gateway aplikasi (proxies), kemungkinan adalah produk dari Digital Equipment Corp. (DEC) yang dibangun berdasarkan firewall korporat DEC. Brian Reid dan tim engineering di laboratorium sistem jaringan DEC di Pallo Alto adalah pencipta firewall DEC. Firewall komersial pertama dikonfigurasi untuk, dan dikirimkan kepada pelanggan pertamanya, sebuah perusahaan kimia besar yang berbasis di pantai timur AS pada 13 Juni 1991. Dalam beberapa bulan kemudian, Marcus Ranum dari Digital Corp. menciptakan security proxies dan menulis ulang sebagian besar kode program firewall. Produk firewall tersebut kemudian diproduksi massal dengan nama dagang DEC SEAL (singkatan dari Security External Access Link). DEC SEAL tersusun atas sebuah sistem eksternal yang disebut gatekeeper sebagai satu-satunya sistem yang dapat berhubungan dengan internet, sebuah filtering gateway yang disebut gate, dan sebuah mailhub internal (lihat gambar 1).
firewall-fig1.gif
Gambar 1: DEC SEAL, Firewall komersial yang pertama. Dalam rentang waktu yang sama, Chesswick dan Bellovin di Bell labs bereksperimen dengan firewall yang berbasis sirkuit relay. Sebagai hasilnya, Raptor Eagle muncul sekitar 6 bulan setelah DEC SEAL diluncurkan, diikuti kemudian oleh produk ANS InterLock.
Pada 1 Oktober 1993, Trusted Information System (TIS) Firewall Toolkit (FWTK) diluncurkan dalam bentuk kode sumber (source code) ke komunitas internet. Ini menyediakan basis dari produk firewall komersial dari TIS yang kemudian dinamai Gauntlet. Dalam fase ini, FWTK masih digunakan untuk keperluan eksperimen, dan untuk kalangan industri dan pemerintahan sebagai basis dari sekuriti jaringan internet mereka. Pada 1994, Check Point menyusul dengan produknya, Firewall-1 yang memperkenalkan kemudahan penggunaan (user friendliness) di dunia sekuriti internet. Generasi firewall sebelum Firewall-1 memerlukan editing file berformat ASCII dengan ASCII editor. Check Point memperkenalkan ikon, warna, kendali mouse, konfigurasi berbasis X-11, dan antarmuka manajemen (management interface) sehingga sangat memudahkan proses instalasi dan administrasi firewall.
Kebutuhan firewall generasi awal lebih mudah untuk didukung karena dibatasi oleh layanan internet yang tersedia pada masa itu. Tipikal organisasi atau bisnis yang terkoneksi ke internet saat itu hanya memerlukan akses yang secure ke remote terminal access (Telnet), file transfer (FTP), electronic mail (SMTP), dan Usenet (Network News Transfer Protocol, NNTP). Dewasa ini kita menambahkan daftar ini dengan akses ke web, live news broadcasts, informasi cuaca, perkembangan bursa saham, music on demand, audio dan videoconferencing, telephony, akses database, filer sharing, dan segudang layanan lainnya.
Apa saja kerapuhan (vulnerability) dari layanan-layanan baru ini? Apa resikonya? Seringkali jawabannya adalah “kita belum tahu”.
Jenis-Jenis Firewall
Ada empat jenis firewall, atau lebih tepatnya tiga jenis ditambah dengan satu tipe hybrid (campuran). Disini kita tidak akan membahas setiap jenis secara rinci karena itu membutuhkan pembahasan tersendiri yang lebih teknis dan umumnya sudah tersedia dalam dokumentasi-dokumentasi tentang firewall. Keempat jenis tersebut masing-masing adalah:
  1. Packet Filtering: Firewall jenis ini memfilter paket data berdasarkan alamat dan opsi-opsi yang sudah ditentukan terhadap paket tersebut. Ia bekerja dalam level IP paket data dan membuat keputusan mengenai tindakan selanjutnya (diteruskan atau tidak diteruskan) berdasarkan kondisi dari paket tersebut. Firewall jenis ini terbagi lagi menjadi tiga subtipe:
    • Static Filtering: Jenis filter yang diiplementasikan pada kebanyakan router, dimana modifikasi terhadap aturan-aturan filter harus dilakukan secara manual.
    • Dynamic Filtering: Apabila proses-proses tertentu di sisi luar jaringan dapat merubah aturan filer secara dinamis berdasarkan even-even tertentu yang diobservasi oleh router (sebagai contoh, paket FTP dari sisi luar dapat diijinkan apabila seseorang dari sisi dalam me-request sesi FTP).
    • Stateful Inspection: Dikembangkan berdasarkan teknologi yang sama dengan dynamic filtering dengan tambahan fungsi eksaminasi secara bertingkat berdasarkan muatan data yang terkandung dalam paket IP.
    Baik dynamic maupun stateful filtering menggunakan tabel status (state table) dinamis yang akan membuat aturan-aturan filter sesuai dengan even yang tengah berlangsung.
  2. Circuit Gateways: Firewall jenis ini beroperasi pada layer (lapisan) transpor pada network, dimana koneksi juga diautorisasi berdasarkan alamat. Sebagaimana halnya Packet Filtering, Circuit Gateway (biasanya) tidak dapat memonitor trafik data yang mengalir antara satu network dengan network lainnya, tetapi ia mencegah koneksi langsung antar network.
  3. Application Gateways: Firewall tipe ini juga disebut sebagai firewall berbasis proxy. Ia beroperasi di level aplikasi dan dapat mempelajari informasi pada level data aplikasi (yang dimaksudkan disini adalah isi [content] dari paket data karena proxy pada dasarnya tidak beroperasi pada paket data). Filterisasi dilakukan berdasarkan data aplikasi, seperti perintah-perintah FTP atau URL yang diakses lewat HTTP. Dapat dikatakan bahwa firewall jenis ini “memecah model client-server”.
  4. Hybrid Firewalls: Firewall jenis ini menggunakan elemen-elemen dari satu atau lebih tipe firewall. Hybrid firewall sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Firewall komersial yang pertama, DEC SEAL, adalah firewall berjenis hybrid, dengan menggunakan proxy pada sebuah bastion hosts (mesin yang dilabeli sebagai “gatekeeper” pada gambar 1) dan packet filtering pada gateway (“gate”). Sistem hybrid seringkali digunakan untuk menambahkan layanan baru secara cepat pada sistem firewall yang sudah tersedia. Kita bisa saja menambahkan sebuah circuit gateway atau packet filtering pada firewall berjenis application gateway, karena untuk itu hanya diperlukan kode proxy yang baru yang ditulis untuk setiap service baru yang akan disediakan. Kita juga dapat memberikan autentifikasi pengguna yang lebih ketat pada Stateful Packet Filer dengan menambahkan proxy untuk tiap service.
Apapun basis teknologi yang digunakan, sebuah firewall pada dasarnya berlaku sebagai sebuah gateway yang terkontrol di antara dua atau lebih network dimana setiap trafik harus melewatinya. Sebuah firewall menjalankan aturan sekuriti dan meninggalkan jejak yang dapat ditelusuri.
Pemanfaatan Firewall
Sebuah firewall mencegat dan mengontrol trafik antar network dengan tingkat kepercayaan (level of trust) yang berbeda-beda. Ia adalah bagian dari pertahanan garis depan dari suatu organisasi dan harus menjalankan aturan sekuriti pada network bersangkutan. Dalam definisi Chesswick dan Bellovin, ia menyediakan sebuah jejak (trail) yang dapat ditelusuri. Firewall merupakan tempat yang cocok untuk mendukung autentifikasi pengguna yang kuat sebaik komunikasi privat antara dua firewall. Firewall juga merupakan tempat yang tepat untuk memfokuskan keputusan tentang sekuriti dan untuk menjalankan aturan sekuriti. Ia dapat mencatat aktifitas internetwork dan membatasi wilayah cakupan (exposure) dari sebuah organisasi (Chapman & Zuichi, 1995).
Wilayah cakupan yang rentan serangan disebut sebagai “zona resiko”. Apabila sebuah organisasi terkoneksi ke internet tanpa menggunakan firewall (gambar 2), maka setiap host dalam network privat dapat mengakses secara langsung setiap resource dalam internet. Dalam hal ini, setiap host di internet dapat menyerang setiap host di network privat. Mengurangi zona resiko adalah tindakan terbaik, dan sebuah firewall internetwork memungkinkan kita untuk membatasi zona resiko. Seperti yang kita lihat di gambar 3, zona resiko termasuk firewall itu sendiri, sehingga setiap host di internet dapat menyerang firewall. Dalam keadaan ini, setiap upaya serangan akan terpusat di satu titik, dan karenanya lebih mudah untuk dikontrol.
firewall-fig2.gif
Gambar 2: Zona resiko dari network privat yang tidak terproteksi
firewall-fig3.gif
Gambar 3: Zona resiko dengan firewall Namun demikian, bukan berarti firewall bisa sepenuhnya diandalkan dalam urusan sekuriti. Firewall tidak dapat membaca pikiran manusia atau mendeteksi paket data dengan muatan yang tidak semestinya. Firewall juga tidak dapat melindungi network dari serangan yang berasal dari dalam (insider attack), walaupun ia masih bisa mencatat aktifitas network apabila si penyerang menggunakan gateway untuk melaksanakan aksinya. Firewall juga tidak bisa melindungi koneksi yang tidak melaluinya. Dengan kata lain, apabila seseorang terkoneksi ke internet melalui modem dan saluran telepon, maka tidak ada yang bisa dilakukan oleh firewall. Firewall juga hanya menyediakan sedikit proteksi untuk jenis serangan yang sebelumnya belum dikenal, dan bahkan proteksi yang sangat buruk terhadap serangan virus komputer.

Firewall di Masa Kini

Firewall pertama yang diaplikasikan di internet berupa autetifikasi pengguna yang kuat. Apabila aturan sekuriti mengijinkan akses ke network privat dari jaringan luar, seperti internet, maka dibutuhkan satu jenis mekanisme autentifikasi pengguna. Secara sederhana, autentifikasi dapat diartikan sebagai usaha “untuk meyakinkan keabsahan sebuah identitas”. Username dan password merupakan salah satu jenis autentifikasi, tapi bukan autentifikasi yang kuat. Dalam koneksi non-privat, seperti halnya koneksi non-enkripsi yang melintasi jaringan internet, username dan password dapat dicegat untuk dibaca. Autentifikasi yang kuat menggunakan teknik kriptografi, misalnya dengan memanfaatkan sertifikasi maupun dengan menggunakan sebuah peralatan khusus semacam kalkulator (seperti KeyBCA). Mekanisme ini mencegah apa yang disebut sebagai “replay attack” – dimana, sebagai contoh, sebuah username dengan passwordnya dicegat untuk kemudian digunakan oleh yang pihak lain tidak berhak. Karena kedudukannya itu – berada di antara sisi “trust” dan “untrust” dari network – dan karena fungsinya sebagai gateway terkontrol, firewall menjadi tempat yang logis untuk menempatkan layanan semacam ini.
Firewall jenis lain yang bekerja di internet adalah enkripsi firewall-to-firewall. Sistem ini pertama kali diaplikasikan pada firewall ANS InterLock. Saat ini, koneksi semacam ini disebut sebagai Virtual Private Network (VPN). Ia adalah “privat” karena menggunakan kriptografi. Ia menjadi privat secara “virtual” karena komunikasi privat tersebut mengalir melalui jaringan publik seperti internet. Walaupun VPN telah ada pada masa dimana firewall belum dikenal, namun ia kini mulai sering dijalankan pada firewall. Dewasa ini, kebanyakan pengguna mengharapkan vendor firewall agar juga menyediakan opsi untuk VPN. Disini, firewall bertindak sebagai titik akhir (end point) untuk VPN diantara pengguna enterprise dan mobile (telekomuter) sehingga komunikasi yang konfidensial antara perangkat yang terhubung dapat terus terjaga.
Dalam beberapa tahun terakhir, firewall juga populer untuk digunakan sebagai perangkat content screening. Beberapa aplikasi firewall di lapangan ini mencakup virus scanner, URL screening, dan scanner keyword (juga dikenal di kalangan pemerintah AS sebagai “guards”). Apabila aturan sekuriti di sebuah organisasi mewajibkan screening terhadap virus komputer, adalah tindakan yang logis untuk melakukan screening terhadap lalu lintas file pada entry point yang terkontrol seperti halnya pada firewall. Faktanya, tersedia standar untuk memasang software antivirus pada aliran data (data flow) di firewall untuk mencegat dan menganalisis file data. Demikian pula halnya dengan URL screening – akses ke www yang terkontrol melalui firewall – dan content screening juga merupakan “bagian” yang cocok untuk dilimpahkan pada firewall.
Terlepas dari segala manfaatnya, masih ada juga keraguan di kalangan administrator jaringan untuk memanfaatkan firewall, khususnya menyangkut performa sistem jaringan. Ada anggapan bahwa penggunaan firewall berpotensi untuk menurunkan performa sistem secara signifikan. Sebagai solusinya, belakangan beberapa vendor router dan firewall telah mengembangkan suatu add-on firewall yang relatif baru yang disebut “flow control” untuk menghantarkan Quality of Service (QoS). QoS, sebagai contoh kasus, dapat membatasi besarnya bandwidth network yang dapat dipakai oleh seorang pengguna jaringan, atau membatasi besarnya kapasitas network yang dapat dipakai untuk layanan yang spesifik (seperti FTP atau web). Sekali lagi, karena firewall berfungsi sebagai gateway, maka ia menjadi tempat yang logis untuk menempatkan mekanisme pengaturan QoS.
Masa Depan Firewall
Di masa mendatang, firewall diprediksi akan menjadi pusat pengaturan pada network maupun internetwork. Selama ini, firewall dipandang sebagai komponen sekuriti berskala besar pertama yang pernah dikenal, produk keamanan internet pertama yang sukses secara komersial, dan piranti sekuriti yang paling banyak digunakan. Namun firewall sendiri masih belum sepenuhnya memadai untuk mengamankan sebuah jaringan. Firewall hanyalah salah satu mekanisme yang digunakan untuk itu. Firewall dituntut untuk mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan piranti (device) lainnya. Firewall harus dapat berhubungan dengan sistem kontrol sekuriti jaringan, melaporkan kondisi-kondisi serta even yang sedang berlangsung, dan memungkinkan sistem kontrol merekonfigurasi sensor dan respon sistem secara keseluruhan. Sebuah firewall dapat berhubungan dengan piranti deteksi penyusupan (intrusion) pada jaringan untuk mengatur tingkat sensitifitasnya, misalnya dengan mengijinkan koneksi yang ber-autentifikasi dari luar jaringan dalam kondisi tertentu. Sebuah stasiun monitoring yang terpusat dapat memantau semua proses ini, membuat beberapa perubahan, bereaksi terhadap alarm dan peringatan-peringatan lainnya, serta meyakinkan bahwa seluruh software antivirus dan piranti content-screening berfungsi secara normal.
Dewasa ini, beberapa produk telah dibuat berdasarkan teknologi tersebut. Sistem deteksi penyusupan (Intrusion Detection System, IDS) dan sistem rekonfigurasi firewall secara otomatis berdasarkan kondisi tertentu kini telah tersedia. Namun teknologi firewall sendiri terus berevolusi ke bentuk yang lebih maju. Firewall kini memainkan peranan penting dalam strategi pengamanan yang bersifat multilayer dan multilevel.
Dengan maraknya penggunaan internet dan intranet, maka penggunaan firewall pada layanan tersebut juga makin berkembang. Ia bukan lagi menjadi satu-satunya mekanisme sekuriti, melainkan akan bekerjasama dengan sistem pengamanan lainnya. Ke depan, firewall kemungkinan akan berkembang dengan memanfaatkan teknologi yang lebih maju, namun ia akan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dalam metode dan mekanisme pengamanan jaringan.

Jumat, 25 Maret 2011

script firewall filter (untuk blok port virus dan spam)

/ip firewall filter
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=1 comment=”Sockets des Troie”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2 comment=”Death”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=20 comment=”Senna Spy FTP server”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=21 comment=”Back Construction, Blade Runner, Cattivik FTP Server, CC Invader, Dark FTP, Doly Trojan, Fore, Invisible FTP, Juggernaut 42, Larva, MotIv FTP, Net Administrator, Ramen, Senna Spy FTP server, The Flu, Traitor 21, WebEx, WinCrash”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=22 comment=”Shaft”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=23 comment=”Fire HacKer, Tiny Telnet Server TTS, Truva Atl”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=25 comment=”Ajan, Antigen, Barok, Email Password Sender EPS, EPS II, Gip, Gris, Happy99, Hpteam mail, Hybris, I love you, Kuang2, Magic Horse, MBT Mail Bombing Trojan, Moscow Email trojan, Naebi, NewApt worm, ProMail trojan, Shtirlitz, Stealth, Tapiras, Terminator, WinPC, WinSpy”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=30 comment=”Agent 40421″
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=31 comment=”Agent 31, Hackers Paradise, Masters Paradise”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=41 comment=”Deep Throat, Foreplay”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=48 comment=”DRAT”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=50 comment=”DRAT”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=58 comment=”DMSetup”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=59 comment=”DMSetup”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=79 comment=”CDK, Firehotcker”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=80 comment=”711 trojan, Seven Eleven, AckCmd, Back End, Back Orifice 2000 Plug-Ins, Cafeini, CGI Backdoor, Executor, God Message, God Message Creator, Hooker, IISworm, MTX, NCX, Reverse WWW Tunnel Backdoor, RingZero, Seeker, WAN Remote, Web Server CT, WebDownloader”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=81 comment=”RemoConChubo”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=99 comment=”Hidden Port, NCX”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=110 comment=”ProMail trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=113 comment=”Invisible Identd Deamon, Kazimas”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=119 comment=”Happy99″
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=121 comment=”Attack Bot, God Message, JammerKillah”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=123 comment=”Net Controller”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=133 comment=”Farnaz”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=135-139 comment=”Blaster worm”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=135-139 comment=”messenger worm
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=142 comment=”NetTaxi”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=146 comment=”Infector”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=146 comment=”Infector”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=170 comment=”A-trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=334 comment=”Backage”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=411 comment=”Backage”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=420 comment=”Breach, Incognito”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=421 comment=”TCP Wrappers trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=445 comment=”Blaster worm
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=445 comment=”Blaster worm
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=455 comment=”Fatal Connections”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=456 comment=”Hackers Paradise”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=513 comment=”Grlogin”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=514 comment=”RPC Backdoor”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=531 comment=”Net666, Rasmin”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=555 comment=”711 trojan, Seven Eleven, Ini-Killer, Net Administrator, Phase Zero, Phase-0, Stealth Spy”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=605 comment=”Secret Service”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=666 comment=”Attack FTP, Back Construction, BLA trojan, Cain & Abel, NokNok, Satans Back Door SBD, ServU, Shadow Phyre, th3r1pp3rz Therippers”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=667 comment=”SniperNet”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=669 comment=”DP trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=692 comment=”GayOL”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=777 comment=”AimSpy, Undetected”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=808 comment=”WinHole”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=911 comment=”Dark Shadow”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=999 comment=”Deep Throat, Foreplay, WinSatan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1000 comment=”Der Spaeher, Direct Connection”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1001 comment=”Der Spaeher, Le Guardien, Silencer, WebEx”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1010-1016 comment=”Doly Trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1020 comment=”Vampire”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1024 comment=”Jade, Latinus, NetSpy”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1025 comment=”Remote Storm”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=1025 comment=”Remote Storm”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1035 comment=”Multidropper”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1042 comment=”BLA trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1045 comment=”Rasmin”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1049 comment=”sbin initd”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1050 comment=”MiniCommand”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1053 comment=”The Thief”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1054 comment=”AckCmd”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1080-1083 comment=”WinHole”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1090 comment=”Xtreme”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1095-1098 comment=”Remote Administration Tool RAT”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1099 comment=”Blood Fest Evolution, Remote Administration Tool RAT”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1150-1151 comment=”Orion”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1170 comment=”Psyber Stream Server PSS, Streaming Audio Server, Voice”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=1200-1201 comment=”NoBackO”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1207 comment=”SoftWAR”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1208 comment=”Infector”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1212 comment=”Kaos”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1234 comment=”SubSeven Java client, Ultors Trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1243 comment=”BackDoor-G, SubSeven, SubSeven Apocalypse, Tiles”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1245 comment=”VooDoo Doll”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1255 comment=”Scarab”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1256 comment=”Project nEXT”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1269 comment=”Matrix”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1272 comment=”The Matrix”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1313 comment=”NETrojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1338 comment=”Millenium Worm”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1349 comment=”Bo dll”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1394 comment=”GoFriller, Backdoor G-1″
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1441 comment=”Remote Storm”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1492 comment=”FTP99CMP”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1524 comment=”Trinoo”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1568 comment=”Remote Hack”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1600 comment=”Direct Connection, Shivka-Burka”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1703 comment=”Exploiter”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1777 comment=”Scarab”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1807 comment=”SpySender”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1966 comment=”Fake FTP”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1967 comment=”WM FTP Server”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1969 comment=”OpC BO”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1981 comment=”Bowl, Shockrave”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=1999 comment=”Back Door, SubSeven, TransScout”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2000 comment=”Der Spaeher, Insane Network, Last 2000, Remote Explorer 2000, Senna Spy Trojan Generator”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2001 comment=”Der Spaeher, Trojan Cow”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2023 comment=”Ripper Pro”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2080 comment=”WinHole”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2115 comment=”Bugs”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=2130 comment=”Mini Backlash”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2140 comment=”The Invasor”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=2140 comment=”Deep Throat, Foreplay”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2155 comment=”Illusion Mailer”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2255 comment=”Nirvana”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2283 comment=”Hvl RAT”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2300 comment=”Xplorer”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2311 comment=”Studio 54″
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2330-2339 comment=”Contact”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=2339 comment=”Voice Spy”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2345 comment=”Doly Trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2565 comment=”Striker trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2583 comment=”WinCrash”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2600 comment=”Digital RootBeer”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2716 comment=”The Prayer”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2773-2774 comment=”SubSeven, SubSeven 2.1 Gold”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=2801 comment=”Phineas Phucker”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=2989 comment=”Remote Administration Tool RAT”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=3000 comment=”Remote Shut”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=3024 comment=”WinCrash”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=3031 comment=”Microspy”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=3128 comment=”Reverse WWW Tunnel Backdoor, RingZero”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=3129 comment=”Masters Paradise”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=3150 comment=”The Invasor”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=3150 comment=”Deep Throat, Foreplay, Mini Backlash”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=3456 comment=”Terror trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=3459 comment=”Eclipse 2000, Sanctuary”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=3700 comment=”Portal of Doom”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=3777 comment=”PsychWard”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=3791-3801 comment=”Total Solar Eclypse”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=4000 comment=”SkyDance”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=4092 comment=”WinCrash”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=4242 comment=”Virtual Hacking Machine VHM”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=4321 comment=”BoBo”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=4444 comment=”Prosiak, Swift Remote”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=4567 comment=”File Nail”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=4590 comment=”ICQ Trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=4950 comment=”ICQ Trogen Lm”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5000 comment=”Back Door Setup, Blazer5, Bubbel, ICKiller, Ra1d, Sockets des Troie”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5001 comment=”Back Door Setup, Sockets des Troie”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5002 comment=”cd00r, Shaft”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5010 comment=”Solo”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5011 comment=”One of the Last Trojans OOTLT, One of the Last Trojans OOTLT, modified”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5025 comment=”WM Remote KeyLogger”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5031-5032 comment=”Net Metropolitan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5321 comment=”Firehotcker”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5333 comment=”Backage, NetDemon”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5343 comment=”wCrat WC Remote Administration Tool”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5400-5402 comment=”Back Construction, Blade Runner”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5512 comment=”Illusion Mailer”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5534 comment=”The Flu”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5550 comment=”Xtcp”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5555 comment=”ServeMe”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5556-5557 comment=”BO Facil”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5569 comment=”Robo-Hack”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5637-5638 comment=”PC Crasher”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5742 comment=”WinCrash”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5760 comment=”Portmap Remote Root Linux Exploit”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=5880-5889 comment=”Y3K RAT”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6000 comment=”The Thing”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6006 comment=”Bad Blood”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6272 comment=”Secret Service”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6400 comment=”The Thing”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6661 comment=”TEMan, Weia-Meia”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6666 comment=”Dark Connection Inside, NetBus worm”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6667 comment=”Dark FTP, ScheduleAgent, SubSeven, Subseven 2.1.4 DefCon 8, Trinity, WinSatan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6669 comment=”Host Control, Vampire”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6670 comment=”BackWeb Server, Deep Throat, Foreplay, WinNuke eXtreame”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6711 comment=”BackDoor-G, SubSeven, VP Killer”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6712 comment=”Funny trojan, SubSeven”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6713 comment=”SubSeven”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6723 comment=”Mstream”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6771 comment=”Deep Throat, Foreplay”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6776 comment=”2000 Cracks, BackDoor-G, SubSeven, VP Killer”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=6838 comment=”Mstream”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6883 comment=”Delta Source DarkStar”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6912 comment=”Shit Heep”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6939 comment=”Indoctrination”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=6969-6970 comment=”GateCrasher, IRC 3, Net Controller, Priority”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=7000 comment=”Exploit Translation Server, Kazimas, Remote Grab, SubSeven, SubSeven 2.1 Gold”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=7001 comment=”Freak88, Freak2k”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=7215 comment=”SubSeven, SubSeven 2.1 Gold”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=7300-7308 comment=”NetMonitor”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=7424 comment=”Host Control”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=7424 comment=”Host Control”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=7597 comment=”Qaz”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=7626 comment=”Glacier”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=7777 comment=”God Message, Tini”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=7789 comment=”Back Door Setup, ICKiller”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=7891 comment=”The ReVeNgEr”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=7983 comment=”Mstream”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=8787 comment=”Back Orifice 2000″
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=8988 comment=”BacHack”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=8989 comment=”Rcon, Recon, Xcon”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=9000 comment=”Netministrator”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=9325 comment=”Mstream”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=9400 comment=”InCommand”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=9872-9875 comment=”Portal of Doom”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=9876 comment=”Cyber Attacker, Rux”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=9878 comment=”TransScout”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=9989 comment=”Ini-Killer”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=9999 comment=”The Prayer”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=10000-10005 comment=”OpwinTRojan”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=10067 comment=”Portal of Doom”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=10085-10086 comment=”Syphillis”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=10100 comment=”Control Total, Gift trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=10101 comment=”BrainSpy, Silencer”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=10167 comment=”Portal of Doom”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=10520 comment=”Acid Shivers”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=10528 comment=”Host Control”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=10607 comment=”Coma”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=10666 comment=”Ambush”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=11000 comment=”Senna Spy Trojan Generator”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=11050-11051 comment=”Host Control”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=11223 comment=”Progenic trojan, Secret Agent”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=12076 comment=”Gjamer”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=12223 comment=”Hack´99 KeyLogger”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=12345 comment=”Ashley, cron  crontab, Fat Bitch trojan, GabanBus, icmp_client.c, icmp_pipe.c, Mypic, NetBus, NetBus Toy, NetBus worm, Pie Bill Gates, Whack Job, X-bill”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=12346 comment=”Fat Bitch trojan, GabanBus, NetBus, X-bill”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=12349 comment=”BioNet”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=12361-12363 comment=”Whack-a-mole”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=12623 comment=”DUN Control”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=12624 comment=”ButtMan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=12631 comment=”Whack Job”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=12754 comment=”Mstream”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=13000 comment=”Senna Spy Trojan Generator, Senna Spy Trojan Generator”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=13010 comment=”Hacker Brasil HBR”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=13013-13014 comment=”PsychWard”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=13223 comment=”Hack´99 KeyLogger”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=13473 comment=”Chupacabra”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=14500-14503 comment=”PC Invader”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=15000 comment=”NetDemon”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=15092 comment=”Host Control”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=15104 comment=”Mstream”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=15382 comment=”SubZero”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=15858 comment=”CDK”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=16484 comment=”Mosucker”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=16660 comment=”Stacheldraht”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=16772 comment=”ICQ Revenge”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=16959 comment=”SubSeven, Subseven 2.1.4 DefCon 8″
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=16969 comment=”Priority”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=17166 comment=”Mosaic”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=17300 comment=”Kuang2 the virus”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=17449 comment=”Kid Terror”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=17499-17500 comment=”CrazzyNet”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=17569 comment=”Infector”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=17593 comment=”Audiodoor”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=17777 comment=”Nephron”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=18753 comment=”Shaft”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=19864 comment=”ICQ Revenge”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=20000 comment=”Millenium”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=20001 comment=”Millenium, Millenium Lm”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=20002 comment=”AcidkoR”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=20005 comment=”Mosucker”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=20023 comment=”VP Killer”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=20034 comment=”NetBus 2.0 Pro, NetBus 2.0 Pro Hidden, NetRex, Whack Job”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=20203 comment=”Chupacabra”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=20331 comment=”BLA trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=20432 comment=”Shaft”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=20433 comment=”Shaft”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=21544 comment=”GirlFriend, Kid Terror”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=21554 comment=”Exploiter, Kid Terror, Schwindler, Winsp00fer”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=22222 comment=”Donald Dick, Prosiak, Ruler, RUX The TIc.K”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=23005-23006 comment=”NetTrash”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=23023 comment=”Logged”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=23032 comment=”Amanda”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=23432 comment=”Asylum”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=23456 comment=”Evil FTP, Ugly FTP, Whack Job”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=23476 comment=”Donald Dick”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=23476 comment=”Donald Dick”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=23477 comment=”Donald Dick”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=23777 comment=”InetSpy”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=24000 comment=”Infector”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=25685-25982 comment=”Moonpie”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=26274 comment=”Delta Source”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=26681 comment=”Voice Spy”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=27374 comment=”Bad Blood, Ramen, Seeker, SubSeven, SubSeven 2.1 Gold, Subseven 2.1.4 DefCon 8, SubSeven Muie, Ttfloader”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=27444 comment=”Trinoo”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=27573 comment=”SubSeven”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=27665 comment=”Trinoo”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=28678 comment=”Exploit”er
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=29104 comment=”NetTrojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=29369 comment=”ovasOn”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=29891 comment=”The Unexplained”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=30000 comment=”Infector”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=30001 comment=”ErrOr32″
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=30003 comment=”Lamers Death”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=30029 comment=”AOL trojan”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=30100-30133 comment=”NetSphere”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=30103 comment=”NetSphere”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=30303 comment=”Sockets des Troie”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=30947 comment=”Intruse”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=30999 comment=”Kuang2″
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=31335 comment=”Trinoo”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=31336 comment=”Bo Whack, Butt Funnel”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=31337 comment=”Back Fire, Back Orifice 1.20 patches, Back Orifice Lm, Back Orifice russian, Baron Night, Beeone, BO client, BO Facil, BO spy, BO2, cron  crontab, Freak88, Freak2k, icmp_pipe.c, Sockdmini”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=31337 comment=”Back Orifice, Deep BO”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=31338 comment=”Back Orifice, Butt Funnel, NetSpy DK”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=31338 comment=”Deep BO”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=31339 comment=”NetSpy DK”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=31666 comment=”BOWhack”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=31785-31792 comment=”Hack a Tack”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=31791-31792 comment=”Hack a Tack”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=32001 comment=”Donald Dick”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=32100 comment=”Peanut Brittle, Project nEXT”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=32418 comment=”Acid Battery”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=33270 comment=”Trinity”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=33333 comment=”Blakharaz, Prosiak”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=33577-33777 comment=”Son of PsychWard”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=33911 comment=”Spirit 2000, Spirit 2001″
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=34324 comment=”Big Gluck, TN”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=34444 comment=”Donald Dick”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=34555-35555 comment=”Trinoo for Windows”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=37237 comment=”Mantis”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=37651 comment=”Yet Another Trojan YAT”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=40412 comment=”The Spy”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=40421 comment=”Agent 40421, Masters Paradise”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=40422-40426 comment=”Masters Paradise”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=41337 comment=”Storm”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=41666 comment=”Remote Boot Tool RBT, Remote Boot Tool RBT”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=44444 comment=”Prosiak”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=44575 comment=”Exploiter”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=47262 comment=”Delta Source”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=49301 comment=”OnLine KeyLogger”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=50130 comment=”Enterprise”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=50505 comment=”Sockets des Troie”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=50766 comment=”Fore, Schwindler”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=51966 comment=”Cafeini”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=52317 comment=”Acid Battery 2000″
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=53001 comment=”Remote Windows Shutdown RWS”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=54283 comment=”SubSeven, SubSeven 2.1 Gold”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=54320 comment=”Back Orifice 2000″
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=54321 comment=”Back Orifice 2000, School Bus”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=55165 comment=”File Manager trojan, File Manager trojan, WM Trojan Generator”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=55166 comment=”WM Trojan Generator”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=57341 comment=”NetRaider”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=58339 comment=”Butt Funnel”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=60000 comment=”Deep Throat, Foreplay, Sockets des Troie”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=60001 comment=”Trinity”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=60068 comment=”Xzip 6000068″
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=60411 comment=”Connection”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=61348 comment=”Bunker-Hill”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=61466 comment=”TeleCommando”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=61603 comment=”Bunker-Hill”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=63485 comment=”Bunker-Hill”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=64101 comment=”Taskman”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=65000 comment=”Devil, Sockets des Troie, Stacheldraht”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=65390 comment=”Eclypse”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=65421 comment=”Jade”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=65432 comment=”The Traitor th3tr41t0r”
add chain=virus protocol=udp action=drop dst-port=65432 comment=”The Traitor th3tr41t0r”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=65534 comment=”sbin initd”
add chain=virus protocol=tcp action=drop dst-port=65535 comment=”RC1 trojan”
add chain=forward action=jump jump-target=virus comment=”jump to the virus chain”
khusus yang extra paranoid aja nih kek nya

Photobucket

Join Us !

 
Design by Robby Andrean | Kaskuser robbie.us - Regional Samarinda, KALTIM PUSAMANIA | Copyright © 2011 INDONESIA BLOGGER