Minggu, 17 April 2011

Aplikasi Rahasia Windows Run

http://blog.tune-up.com/wp-content/uploads/2009/10/windows_run_comment_prompt.png
Saya ingin memberi memberi tahu sedikit tentang  kumpulan aplikasi-aplikasi rahasia windows serta kegunaannya. Semoga bermanfaat.
  1. Disk Cleanup = cleanmgr.exe
    Digunakan untuk cleanup disk
  2. Character Map = charmap.exe
    Digunakan untuk mencari karakter yang tidak umum
  3. Dr Watson = drwtsn32.exe
    Digunakan untuk troubleshooting di PC.
  4. DirectX diagnosis = dxdiag.exe
    Digunakan untuk diagnosis audio video card anda
  5. Private character editor = eudcedit.exe
    Digunakan untuk membuat karakter baru di windows anda
  6. IExpress Wizard = iexpress.exe
    Digunakan untuk membuat self-extracting / self-installing package. seperti file Zip
  7. Microsoft Synchronization Manager = mobsync.exe
    Digunakan untuk membuat sincronisasi.
  8. Clipboard Viewer = clipbrd.exe
    Digunakan untuk melihat konten dari Windows clipboard
  9. Windows Media Player 5.1 = mplay32.exe
    Digunakan untuk membuka Windows Media Player versi 5.1
  10. ODBC Data Source Administrator = odbcad32.exe
    Digunakan untuk keperluan database
  11. Object Packager = packager.exe
    Digunakan untuk memasukkan objek kedalam file.
  12. System Configuration Editor = sysedit.exe
    Digunakan untuk mengubah system.ini dan win.ini
  13. Syskey = syskey.exe
    Digunakan untuk konfigurasi account di windows.
  14. Microsoft Telnet Client = telnet.exe
    Digunakan untuk melakukan koneksi internet sebelum ada browser.
  15. Driver Verifier Manager = verifier.exe
    Digunakan untuk monitoring driver di windows anda
  16. Windows for Workgroups Chat = winchat.exe
    Digunakan untuk chat sec
  17. System configuration = msconfig.exe
    Digunakan untuk mengontrol program startup
  18. System Monitor = perfmon.exe
    Digunakan untuk memonitor PC anda.
  19. Program Manager = progman.exe
    Merupakan warisan dari Windows 3.x desktop shell
  20. gpedit.msc
    Digunakan untuk mengatur group policy dan otorisasi, apabila Anda menggunakan Active Directory.
  21. Remote Access phone book = rasphone.exe
    Merupakan aplikasi seperti buku telepon
  22. Registry Editor = regedt32.exe atau regedit.exe
    Digunakan untuk tweaking dan editing registry windows
  23. Network shared folder wizard = shrpubw.exe
    Digunakan untuk membuat shared folder dalam jaringan
  24. File siganture verification tool = sigverif.exe
    Digunakan untuk verifikasi signature
  25. Volume Control = sndvol32.exe
    Digunakan untuk menampilkan sound control di System Try

Fungsi Utama Memory pada PC Komputer

 Yang disebut memory pada PC, sebetulnya mengacu pada RAM (Random Access Memory ). Sebuah komputer membutuhkan RAM untuk menyimpan data dan instruksi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah perintah (task). Data ataupun instruksi yangtersedia pada RAM memungkinkan processor atau CPU (Central Processing Unit ) untuk mengaksesnya dengan cepat.

Saat CPU membuka sebuah program aplikasi dari harddisk—seperti word processing , spreadsheet , ataupun game —ia akan me- loading -nya ke memory. Hal ini memungkinkan aplikasi bekerja lebih cepat dibandingkan harus mengakses langsung ke harddisk yang memang jauh lebih lambat.
Sebab harddisk memang bertugas sebagai storage data, bukan sebagai memory. Dengan mengakses data ataupun aplikasi yang tersedia di RAM, mempercepat PC Anda dalam menyelesaikan tugasnya.
Analogi sederhana untuk mengerti hal ini, lebih mudah jika mengambil pada kegiatan nyata dalam kehidupan sehari- hari. Misalnya pada lingkungan kerja. Di mana ada meja kerja, dan sebuah lemari arsip. Lemari arsip dapat diandaikan layaknya harddisk, di mana tersedia berkas-berkas dan informasi yang dibutuhkan. Saat mulai bekerja, berkas- berkas informasi akan dikeluarkan dari dalam lemari ke meja kerja. Ini untuk memudahkan dan mempercepat akses ke informasi yang dibutuhkan. Maka, meja kerja dapat dianalogikan sebagai memory pada PC.
Dengan analogi sederhana tersebut, tentunya Anda sudah dapat membayangkan perbedaan kecepatan akses, antara memory dan harddisk. Juga sudah terbayang, pentingnya ketersediaan jumlah RAM yang mencukupi untuk dapat melayani data dan informasi yang dibutuhkan oleh CPU.

Cara Kerja SystemTools Palsu – Remove All Spyware








Beberapa hari yang lalu, sebagian pengguna komputer yang ingin mencari tools terbaik di kagetkan dengan adanya aplikasi SystemTools yang tanpa mereka sadari aplikasi tersebut adalah “FakeAntivirus” atau “Antivirus Palsu”. Malware sejenis pernah di bahas pada postingan sebelumnya yang berjudul FakeAV-Downloader.G. Laporan di dapat dari user yang mendownload salah satu antivirus lokal dari website resminya yang kemudian justru menjalankan antivirus palsu.

A. Info Malware
Nama: SystemTools
Asal: Belum diketahui
Ukuran File: 397 KB (407,040 bytes)
Packer: -
Pemrograman: Visual C++
Icon: Random
Tipe: Trojan
B. Tentang Malware
Awalnya, kami mendapat laporan mengenai user yang mendapat pesan di Facebook dan isinya adalah sebuah link yang jika dibuka maka akan mendownload sebuah file dengan nama surprise.exe. Setelah file tersebut di jalankan, user merasakan keanehan yang terjadi pada komputernya. Contohnya seperti Firefox tidak bisa di buka, juga Task Manager dan beberapa file aplikasi lainnya.

Selain beberapa aplikasi tidak bisa di buka, wallpaper pada desktop komputer user berubah seperti pada gambar berikut ini :

Malware tipe Trojan ini mengingatkan kita pada salah satu virus yang sempat menghebohkan Indonesia yaitu Windx-Maxtrox pada tahun 2008 yang juga mengubah desktop. Kesuksesan SystemTools ini menyebar di indonesia adalah :

•Menyebar melalui Facebook dan salah satu website yang menyediakan fasilitas download gratis.
•Pada saat pengguna mengunduh SystemTools ini dari Internet, beberapa antivirus luar negeri belum ada yang mendeteksinya sebagai malware.

Dibuat menggunakan C++ tanpa di-pack, malware ini juga memiliki keistimewaan lain. Yaitu kemampuan untuk merubah DateTimeStamp pada informasi headernya. Sehingga hash MD5nya selalu berubah meskipun ukuran filenya sama.

Harga antivirus palsu ini juga tidak tanggung-tanggung.

1 tahun lisensi: $ 59.95
2 tahun lisensi: $ 69.95
Lifetime lisensi: $ 79.95
Lifetime premium support: $ 19.95

C. File yang dibuat
Setelah aktif di memory, system tools akan membuat beberapa file seperti :
•Membuat file [nama acak].tmp yang sebenarnya adalah file gambar (BMP / Bitmap) dan nantinya akan dijadikan wallpaper dekstop pada folder C:\Documents and Settings\[nama user]\Local Settings\Temp
•Membuat file yang akan di jalankan setelah startup dengan nama acak dan file lain tanpa ekstensi pada folder C:\Documents and Settings\All Users\Application Data\[folder dengan nama acak]

D. Hasil Infeksi
Setelah aktif di memory, malware ini akan memblok setiap file aplikasi, kecuali file dengan nama file system seperti pada gambar di bawah :

Malware juga memunculkan pesa-pesan palsu seperti gambar berikut :
Selain menampilkan wallpaper yang berubah seperti yang telah ditampilkan sebelumnya, malware juga terkadang menampilkan pesan Blue Screen Of Death (BSOD) yang menandakan seolah olah sistem komputer sudah benar-benar rusak.

Memaksa user untuk melakukan registrasi agar mendapatkan kode aktivasi dan membersihkan semua malware yang di laporkan oleh SystemTools.

Agar bisa berjalan saat startup, SystemTools membuat value registry baru di :

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce\[nama acak], “C:\Documents and Settings\All Users\Application Data\[nama folder aca]\[nama acak].exe”

Cara Membersihkan System Tools Palsu:

1.Cari file task manager (taskmgr.exe) yang terdapat pada folder C:\WINDOWS\system32\taskmgr.exe

2.Copy file tersebut ke My Documents, dengan klik kanan lalu pilih menu Send to My Documents.

3.Buka folder My Documents, kemudian Rename file “taskmgr.exe” menjadi “Explorer.exe” dan jalankan file tersebut, maka akan tampil Task Manager.

4.Cari proses dengan nama aneh misalnya “eImHbDk02400.exe” kemudian kill proses tersebut (End Process).

5.Buka Windows Explorer, aktifkan fungsi “Show Hidden Files and Folders” pada “Folder Options” dengan memilih menu Tools – Folder Options – View, pilih Show Hidden Files and Folders, lalu klik OK.

6.Masuk ke folder “C:\Documents and Settings\All Users\Application Data” cari dan hapus folder dengan nama aneh, misalnya “eImHbDk02400? yang di dalamnya terdapat file dari SystemTools.

7.(Opsional, jika boleh dilakukan atau tidak masalah jika tidak dilakukan) Masuk ke folder “C:\Documents and Settings\[nama user]\Local Settings\Temp“, cari dan hapus file Temporary (tmp) yang ukurannya tidak wajar (2MB ~ ) karena file tersebut adalah file bitmap yang dijadikan wallpaper pada desktop user yang terinfeksi.

8.Aktifkan Kembalikan fungsi “Do not show hidden files and folders“. Pilih menu Tools – Folder Options – View, pilih “Do not show hidden files and folders“, dan klik OK.

9.Log Off Komputer.

10.Komputer kembali normal.

Dampak Internet Bagi Kesehatan dan moral


hoby internetan? chatting? atau suka main game online? jangan keseringan…. nanti jadi kecanduan (kayak narkoba aja) tapi emang bener… meskipun saya bukan orang tua anda, atau… saya bukan dokter. tapi menurut riset itu tidak baik untuk kesehatan, bahkan untuk moral anak. jadi, sebelum anda terlarut dalam internet lebih jauh, ada baiknya kalau anda membaca postingan ini dulu hingga akhir, sehingga anda akan mengetahui apa dampak yang akan terjadi akibat anda atau anak anda kecanduan chatting atau bermain game online secara berlebihan.

Secara tidak sadar, sebagian orang menganggap internet sebagai kebutuhan primer bagi hidupnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang termasuk kedalam golongan addict atau kecanduan.

Walau kecanduan disini belum bisa didefinisikan sebagai ‘penyakit’, namun menurut Dr. Diane M. Wieland dari Perspectives in Psychiatric Care, kecanduan Internet dapat berdampak buruk terhadap kehidupan si pecandu.

Menghabiskan waktu yang terlalu lama dan ke’gilaan’ terhadap Internet dianggap Wieland dapat merusak hubungan seseorang dengan lingkungan keluarganya, terlebih bagi mereka yang sudah menikah. “Obsesi dan menghabiskan waktu didepan komputer dapat memberikan keretakan dalam kehidupan nyata dan bisa mengarah ke perceraian,” jelas Dr. Wieland.

Kecanduan internet juga dapat mengakibatkan seseorang menunjukkan perilaku ‘menagih’ yang disebut dengan ‘cyber shakes’. Hal itu ditunjukkan dengan keresahan yang berlebihan dikala offline dan melakukan gerakan jemari yang terlihat seperti mengetik keyboard, walaupun saat tidak didepan komputer.

Selain itu, kecanduan internet juga dianggap tidak baik bagi kehidupan sosial seseorang. Pasalnya, kecanduan Internet dapat menurunkan aktifitas sehari-hari dan menyebabkan seseorang jauh dari interaksi sosial didunia luar.

Lebih lanjut Wieland menjelaskan bahwa tanda-tanda dari mereka yang kecanduan Internet juga dapat dilihat dari keadaan kesehatannya.Biasanya, para pecandu Internet mengalami gangguan tidur karena terlalu banyak menghabiskan waktu online, kurang istirahat dan kesehatan fisik yang menurun
Tak hanya orang dewasa, moral anak pun bisa rusak dengan adanya kecanduan pada inernet selain kecanduan pada televisi Menurut para periset di AS, adanya hubungan kuat antara media massa terutama televisi, dan obesitas di masa kanak-kanak, merokok serta aktivitas seksual. Periset mengkajiulang 173 riset terhadap media dan kesehatan yang dilakukan selama lebih dari tiga dekade.

Berdasarkan kajian ini, 80 persen riset menyimpulkan jumlah tertinggi tayangan televisi dan media lainnya berkaitan dengan efek kesehatan negatif pada anak dan orang dewasa. Dari 73 riset yang meneliti media dan anak-anak, 86 persen memperlihatkan hubungan penting antara tayangan media dan obesitas.

Temuan para periset dari Yale University School of Medicine, US National Institutes of Health (NIH), dan California Pacific Medical Center ini, dilansir oleh Common Sense Media, sebuah organisasi amal yang berkeinginan meningkatkan imbas media dan entertainmen terhadap anak dan keluarga.

Koneksi TCP

TCP memiliki beberapa aturan mengenai bagaimana komunikasi dilakukan. Aturan dan proses yang digunakan untuk menetapkan sebuah koneksi, transfer data, dan mengakhiri koneksi.

Penetapan koneksi

Suatu koneksi dapat ditetapkan antara dua mesin hanya jika koneksi antara kedua socket belum ada, kedua mesin sepakat untuk membuat koneksi, dan kedua mesin mempunyai sumber daya TCP yang sama dan cukup untuk melayani koneksi. Bila ada kondisi-kondisi ini yang ada, koneksi tidak bisa ditetapkan. Penerimaan terhadap koneksi dapat dilakukan oleh suatu aplikasi atau suatu rutin dari sistem administrator.
Ketika suatu koneksi telah ditetapkan, koneksi memberi beberapa properti yang berlaku hingga koneksi diakhiri. Biasanya, ini merupakan nilai presedens dan keamanan. Pengaturan ini harus disetujui oleh dua aplikasi yang sedang dalam proses pembentukan koneksi.

Dalam kebanyakan kasus, suatu koneksi diinginkan oleh dua aplikasi, sehingga keduanya akan mengeluarkan permintaan aktif maupun permintaan pasif open. Gambar di bawah ini menunjukkan sebuah diagram alir untuk membuka suatu TCP. Proses dimulai dengan mesin TCP ‘A’ yang menerima suatu permintaan untuk suatu koneksi dari ULP-nya, yang mana mengirimkan suatu primitif  active open ke mesin ‘B’.  Segmen yang dibangun memiliki flag SYN yang diset on (diset menjadi 1) dan memiliki sequence number. Pada gambar di bawah ini ditunjukkan dengan notasi ” SYN SEQ 50,” menunjukkan bahwa flag SYN ‘on’ dan sequence numbernya (Initial Send Sequence Number atau ISS) adalah 50.

GAMBAR: Pembangunan koneksi
GAMBAR: Pembangunan koneksi

Aplikasi pada  mesin ‘B’ telah mengeluarkan instruksi passive open ke TCP-nya. Ketika segmen SYN SEQ 50 diterima, mesin TCP ‘B’ mengirimkan ACK kembali ke mesin ‘A’ dengan sequence numer 51. Mesin ‘B’ juga akan menetapkan nomor ISS-nya sendiri. Gambar di atas menunjukkan pesan ini sebagai “ACK 51; SYN 200”, yang menunjukkan bahwa pesan adalah suatu ACK dengan sequence number 51, yang memiliki flag SYN yang set (1), dan memiliki ISS 200.

Ketika  mesin A menerima, ‘A’ mengirim kembali pesan ACK dengan sequence number diset menjadi 201 (ACK 201″ didalam gambar). Kemudian, Mesin A dan mesin B sekarang telah selesai menetapkan koneksi.

Transfer Data

Pemindahan informasi secara langsung, ditunjukkan di dalam gambar berikut. Untuk  setiap blok data yang diterima oleh mesin TCP ‘A’ dari ULP, TCP membungkus dan mengirimkannya ke Mesin B dengan suatu peningkatan nomor urutan. Setelah Mesin B menerima pesan, ‘B’ menyampaikannya kepada ‘A’ dengan segmen ACK yang menambahkannya dengan nilai “1” (increment) pada nilai sequence number yang diterimanya dari ‘A’ (yang menunjukkan bahwa ‘B’ telah menerima paket dengan sequence number di atasnya). Gambar berikut menunjukkan transfer dua segmen informasi.

GAMBAR: Transfer Data
GAMBAR: Transfer Data

Layanan transportasi data TCP terdiri atas enam sub layanan:
  • Full duplex : Mungkinkan dua end-connection untuk memancarkan informasi setiap saat, bahkan secara simultan.
  • Timeliness : Penggunaan timer untuk memastikan bahwa data ditransmisikan dalam interval waktu yang tepat.
  • Ordered : indikator untuk memastikan data yang dikirim dari satu aplikasi diterima dalam urutan yang sama dengan urutannya pada saat dikirim. Hal ini dilakukan karena ada kemungkinan data yang diterima mungkin tidak dalam keadaan terurut setelah melawati IP, sebab TCP harus merangkai kembali (reassemble) pesan di dalam urutan yang benar sebelum melewatkannya ke lapisan di atasnya.
  • Labeled : Semua koneksi memiliki status persetujuan keamanan.
  • Controlled Flow: TCP dapat mengatur aliran informasi dengan penggunaan buffer dan pembatasan window.
  • Error correction : Checksum akan memastikan bahwa data bebas kesalahan.

Mengakhiri Koneksi (closing connection ).

Untuk menutup suatu koneksi, salah satu TCP menerima suatu pesan dari ULP dan akan mengeluarkan pesan FIN flag yang diset ‘on’. Ini ditunjukkan di dalam Gambar di bawah ini. Pada gambar ini, mesin TCP ‘A’ mengirimkan permintaan untuk menutup koneksi ke mesin ‘B’ dengan sequence number berikutnya. Mesin B kemudian mengirim kembali suatu ACK atas permintaan tersebut dengan sequence number berikutnya lagi.

Dengan demikian, mesin B mengirimkan pesan “close” melalui ULP kepada aplikasi dan menunggu aplikasi untuk memberikan jawaban terhadap permintaan ini. Langkah ini sebenarnya tidak terlalu penting, karena TCP dapat menutup koneksi tanpa persetujuan aplikasi, tetapi sebuah sistem yang baik akan menginformasikan ke aplikasi atas terjadinya perubahan status.

GAMBAR: Penghentian Koneksi
GAMBAR: Penghentian Koneksi

Setelah persetujuan penutupan koneksi diterima dari aplikasi (atau setelah permintaan time-out), Mesin TCP ‘B’ akan mengirim suatu segmen kembali ke Mesin A dengan FIN flag yang set. Akhirnya, Mesin A mengetahui jika koneksi telah diakhiri, dan koneksipun diakhiri.

Mengakhiri suatu koneksi dapat terjadi ketika salah satu atau salah seorang dari mereka menutup socket. Ini bisa dilakukan tanpa pesan kepada mesin yang lain dan tanpa menganggap ada banyak pemindahan informasi yang masuk di  antara keduanya. Terkecuali mendadak shutdowns disebabkan oleh kegagalan pemakaian atau kuasa outages, mengakhiri suatu koneksi dapat diaktipkan oleh seorang pemakai, suatu aplikasi, atau suatu system monitoring rutin yang menilai koneksi yang pantas mengakhiri. akhir Lain dari  koneksi tidak boleh menyadari bahwa suatu mengakhiri koneksi secara kasar telah terjadi sampai usaha untuk mengirimkan suatu pesan dan pengatur waktu berakhir.

Untuk memonitoring semua koneksi, TCP menggunakan suatu tabel koneksi.. Masing-Masing koneksi mempunyai suatu entry tabel yang menunjukkan informasi tentang koneksi end-to-end. Layout dari tabel koneksi TCP ditunjukkan di dalam Gambar berikut.

GAMBAR: Tabel Koneksi TCP
GAMBAR: Tabel Koneksi TCP

Arti dari masing-masing kolom adalah sebagai berikut:
  • State : Status dari  koneksi (closed, closing, listening, waiting, dan seterusnya).
  • Local address : IP address untuk koneksi. Ketika status sedang listening, local address ini diset menjadi 0.0.0.0.
  • Local port : nomor port lokal.
  • Remote address : IP address mesin remote.
  • Port remote : Nomor port mesin remote.

Rabu, 13 April 2011

Konfigurasi Windows XP


  1. Mematikan System Restore
    System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable system restore maka sebagian resorce bisa dialokasikan untuk hal yg lain.

    1. Buka Control Panel
    2. Klik Performance and Maintenance
    3. Klik System
    4. Klik System Restore tab
    5. Klik \'Turn off System Restore on All Drives\'
    6. Klik \'Ok\'

  2. Mempercepat akses Folder - dengan mendisable Last Access Update
    Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory. Proceed with caution: Langkah berikut bukan untuk N00bie

    1. Start>Run>regedit
    2. "HKEY_LOCAL_MACHINE\\System\\CurrentControlSet\\Contr ol\\FileSystem"
    3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih \'DWORD Value\'
    4. Bikin DWORD Value dengan nama \'NtfsDisableLastAccessUpdate\'
    5. Klik kanan pada value baru terus pilih \'Modify\'
    6. Ubah data menjadi \'1\'
    7. Klik \'OK\'

  3. Menonaktifkan Microsoft System Sounds
    Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:

    1. Buka Control Panel
    2. Klik Sounds and Audio Devices
    3. Klik tab Sounds
    4. Pilih "No Sounds" dari Sound Scheme
    5. Klik "No"
    7. Klik "Apply"
    8. Klik "OK"

  4. Mempercepat waktu Boot
    Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.

    1. Start Menu>Run
    2. Regedit
    3. HKEY_LOCAL_MACHINE\\SOFTWARE\\Microsoft\\Dfrg\\BootOpt imizeFunction
    4. Cari "Enable" dibagian kanan regedit
    5. Klik "Modify"
    6. Pilih "Y to enable"
    7. Reboot


  5. Mempercepat Performa SwapfileJika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.

    1. Start>Run
    2. "msconfig.exe">ok
    3. Klik tab System.ini
    4. Klik tanda plus pada tab 386enh
    5. Klik kotak new kemudian ketik "ConservativeSwapfileUsage=1"
    6. Klik OK
    7. Restart


  6. Mempercepat Loading Windows Menu
    Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.

    1. Start>Run
    2. Regedit>Ok
    3. "HKEY_CURRENT_USER\\Control Panel\\Desktop\\"
    4. Pilih/Sorot "MenuShowDelay"
    5. Klik kanan dan pilih "Modify\'
    6. Ketik angka "100"
        Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda

  7. Mempercepat Loading ProgramTweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.

    1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
    2. properties
    3. Pada kotak \'target\', tambahkan \' /prefetch:1\' diakhir kalimat.
    4. Klik "Ok"
        gampang kan, Program akan loading lebih cepat.

  8. Mempercepat Shutdown Windows XP
    Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.

    1. Start>Run
    2. \'Regedit\'>OK
    3. \'HKEY_CURRENT_USER\\Control Panel\\Desktop\\\'
    4. Sorot \'WaitToKillAppTimeout\'
    5. Klik kanan dan pilih modify
    6. Ubah value menjadi \'1000\'
    7. Klik \'OK\'
    8. Sorot \'HungAppTimeout\'
    9. Klik kanan dan pilih modify
    10. Ubah value menjadi \'1000\'
    11. Klik \'OK\'
    12. \'HKEY_USERS\\.DEFAULT\\Control Panel\\Desktop\' sorot WaitToKillAppTimeout\'
    13. Klik kanan dan pilih modify
    15. Ubah value ke \'1000\'
    16. Klik \'OK\'
    17. \'HKEY_LOCAL_MACHINE\\System\\CurrentControlSet\\Contr ol\\\' sorot \'WaitToKillServiceTimeout\'
    19. Klik kanan dan pilih modify
    20. Ubah value menjadi \'1000\'
    21. Klik \'OK\'



    Semoga membantu....

Operasi Sistem Komputer

Sistem komputer serbaguna berisi satu CPU dan sejumlah device controller yang dihubungkan melalui bus yang menyediakan adanya pemakaian memori secara bersama-sama seperti yang terlihat pada gambar berikut. CPU dan device controller tersebut dapat bekerja secara bersama-sama dan saling berkompetisi untuk menggunakan memori.
GAMBAR: Sistem Komputer
GAMBAR: Sistem Komputer

Siklus Instruksi

Untuk memproses suatu instruksi dilakukan melalui 2 tahapan: (1) mengambil instruksi (instruction fetch) dari memori, dan (2) mengeksekusi instruksi tersebut (instruction execution). Siklus instruksi dimulai dengan pengambilan instruksi di memori utama oleh prosesor (gambar berikut). program counter (PC) menyimpan alamat instruksi yang akan diambil tersebut. Pada kebanyakan komputer, setelah instruksi tersebut diambil, nilai PC akan berubah ke instruksi berikutnya yang akan diambil (biasanya bertambah naik).
Siklus Instruksi
GAMBAR: Siklus Instruksi
Sebagai contoh andaikan suatu komputer mengandung 16-bit word memory, dan PC pertama kali bernilai 300. Prosesor akan mengambil instruksi di memori pada alamat 300, yang kemudian dilanjutkan dengan 301, 302, 303, dan seterusnya. Instruksi yang diambil akan diletakkan pada Instruction Register (IR).

Interrupt

Interrupt merupakan sinyal dari peralatan luar atau permintaan dari program untuk melaksanakan suatu tugas khusus. Jika interrupt terjadi, maka program dihentikan terlebih dahulu untuk menjalankan rutin interrupt. Ketika program yang sedang berjalan tadi dihentikan, prosesor menyimpan nilai register yang berisi alamat program (CS dan IP) ke stack, dan mulai menjalankan rutin interrupt. Alamat setiap rutin interrupt disimpan dalam sebuah tabel yang disebut dengan interrupt services table. Sesudah rutin tersebut selesai dijalankan, program akan mengambil kembali nilai register (CS dan IP) dari stack dan program dijalankan (CS dan IP) dari stack dan program dijalankan kembali. Dua Gambar berikut menunjukkan proses interrupt.
GAMBAR: Proses Interupt
GAMBAR: Proses Interrupt
Jenis-jenis interrupt:
  1. Software, Interrupt yang disebabkan oleh software sering disebut dengan nama System Call. Misalnya suatu program ingin mencetak hasil dengan printer.
  2. Hardware, Terjadi karena adanya aksi pada perangkat keras, seperti penekanan tombol keyboard atau menggerakkan mouse. Interrupt ini terbagi menjadi dua, yaitu: Maskable Interrupt (terjadi karena aksi dari luar, seperti: timer, keyboard, serial port, fixed disk, diskette drive); dan Non Maskable Interrupt (terjadi karena memori atau kesalahan parity pada I/O).
Penyebab terjadinya interrupt:
  1. Program, terjadi sebagai akibat dari eksekusi suatu instruksi, Contoh: arithmatic overflow, devision by zero, dll.
  2. Timer, disebabkan oleh timer prosesor.
  3. I/O, disebabkan oleh I/O controller baik sebagai tanda bahwa suatu operasi telah selesai, maupun memberi tanda adanya error.
  4. Kegagalan hardware, disebabkan oleh kesalahan hardware, seperti power failure atau memory parity error
GAMBAR: Siklus Proses dengan Interupt
GAMBAR: Siklus Proses dengan Interrupt
Pada saat komputer dijalankan (powered up atau rebooted), komputer membutuhkan suatu program inisial untuk dijalankan, program ini sering disebut dengan bootstrap program. Program tersebut menginisialisasikan semua aspek sistem, dari CPU register ke device controller ke isi memory. Program bootstrap harus tahu bagaimana program harus dapat mengalokasikan sistem operasi dan meletakkannya di memori. Kemudian sistem operasi mulai mengeksekusi proses pertama dan menunggu beberapa event yang akan terjadi. Event tersebut ditandai dengan adanya interrupt baik datang dari software maupun hardware.

Pada kebanyakan sistem operasi menggunakan interrupt driven, jika tidak ada proses yang akan dieksekusi, tidak ada I/O device yang melayani sesuatu, dan tidak ada tanggapan dari user, maka sistem operasi akan tetap diam menunggu sesuatu terjadi. Suatu event yang akan terjadi selalu ditandai dengan adanya iterrupt atau trap. Trap adalah suatu software yang memberikan interrupt yang disebabkan oleh suatu error (misalnya devide by zero atau invalid memory access) atau permintaan khusus dari user program yang menyebabkan dibutuhkannya sistem operasi.

sumber : http://teknik-informatika.com/operasi-sistem-komputer/

Selasa, 12 April 2011

Serangan Cybercrime Makin Terorganisasi


InfoKomputer.com - Pada era seperti sekarang ini, tak ada perusahaan yang bisa lepas dari pemanfaatan teknologi informasi. Semua bidang usaha sangat memerlukan peranan TI dalam menjalankan usahanya. Yang paling standar adalah penyimpanan basis data karyawan secara digital di dalam komputer server. Fungsi lainnya begitu beragam, misalnya menyimpan data pelanggan, catatan transaksi, manajemen sistem informasi, dan penggunaan website.

Untuk itu, peranan administrator sebagai pengelola sekaligus "satpam" jaringan komputer adalah hal krusial dalam sebuah perusahaan. Apalagi kejahatan cyber kian marak terjadi. Targetnya? Jelas penyusupan ke dalam jaringan serta pencurian data-data rahasia milik perusahaan. Korban utama umumnya ialah lembaga finansial, seperti bank, kartu kredit, dan asuransi. Di sinilah tersimpan banyak data berharga yang amat berbahaya jika jatuh ke tangan pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Dalam sebuah wawancara dengan situs InfoWorld, Francis de Souza (Senior Vice President Symantec's Enterprise Security Group) menyatakan kekhawatirannya terhadap tindakan kriminal cyber yang makin rapi cara kerjanya. "90 persen pembobolan jaringan pada tahun 2008 diotaki oleh kejahatan terorganisasi," jelas Francis, "sementara 10 persen sisanya terjadi akibat kecerobohan karyawan, misalnya menaruh file rahasia di flashdisk atau laptop yang kemudian dipinjamkan kepada orang lain."

Francis lalu mengungkapkan hasil penyelidikan Symantec mengenai operasional sebuah organisasi cybercrime. "Mereka biasanya terbagi menjadi empat tim: incursion, discovery, capture, dan attack," jelasnya.

Tim Incursion bertugas mencari jalan masuk ke jaringan komputer perusahaan target. Trik terpopuler yaitu dengan mengirimkan e-mail spam berisi malware kepada beberapa karyawan. Trik lain misalnya dengan menerobos website -- mencoba-coba password atau celah keamanan yang belum ditambal -- atau lewat SQL injection.

Setelah itu, tim pertama menyerahkan tugas kepada tim Discovery. Tim ini bertanggung jawab untuk memetakan jaringan yang sudah berhasil ditembus. Dari peta itu, mereka harus bisa mengerti data-data apa saja yang ada di situ dan di mana saja tempat penyimpanannya.

Hasil penemuan tim tersebut diserahkan kepada tim Capture. Mereka memiliki fungsi untuk menentukan data yang akan diambil, setelah menganalisis "harga" data tersebut dan seberapa tangguh perlindungannya. Tentu yang paling ideal adalah memilih data paling "mahal" dengan usaha peretasan semudah mungkin.

Fase terakhir, hadirlah tim Attack. Simpelnya, jika tim pertama sampai ketiga tugasnya berkaitan dengan infiltrasi, nah tim pamungkas ini melakukan eksfiltrasi. Merekalah yang bekerja memboyong data-data pilihan keluar dari jaringan lewat jalur yang tak diketahui oleh admin.

"Jika seluruh perusahaan paham ancaman bahaya dari para penjahat semacam ini, pasti mereka akan menjadikannya perhatian utama," ucap Francis menutup pembicaraan.

Photobucket

Join Us !

 
Design by Robby Andrean | Kaskuser robbie.us - Regional Samarinda, KALTIM PUSAMANIA | Copyright © 2011 INDONESIA BLOGGER